Sirkuit jalanan Valencia yang terletak di pinggir pantai, mejadi saksi kembalinya Ruben Barichello ke podiom tertinggi F!, tetapi kali ini bukan dengan Ferrari tetapi bersama Brawn GP, sungguh come back yang mengharukan melihat kepindahan 2 tahun lalu ke tim Honda hanya terkesan tersisih karena di Ferrari dia tidak bakalan bisa jadi pembalap no 1 karana ada Schumi disana.
Dari pole 3
Rubhino mengawali start di posisi 3 dibelakang buntut Lewis dan Kova McLaren, tetapi mobil dia memiliki bahan bakar sekitar 4 lap lebih lama dari Kova, sehingga walau kedua McLaren start sempurna tetapi di stop pertama Kova sudah berhasil di asepi dan menempel ketat buntut mobil Lewis.
KRu Tidak siap
Sampai ke lap 37 sepertinya Lewis masih terlalu digdaya untuk ditaklukkan, tetapi kru pit stop McLaren tidak siap sepenuhnya ketika mobil Lewis tiba tiba menyambangi garasi McLaren untuk nge jok bensin ama ganti ban, kru pengganti ban terlihat masih sibuk membuka selimut pemanas ban dan bahkan ketika bensin selesai diisi ke 2 ban depan masih belom terpasang, alhasil waktu pitstop Lewis molor ampe 14′an detik dari yang seharusnya 6 detik an saja, ini berakibat sangat fatal, disamping Lewis bisa disalip Rubhino ternyata ban ban baru tersebut terlambat dingin sehingga tidak mendapatkan grip dengan sempurna hingga catatan waktu Lewis melambat signifikan di beberapa lap berikutnya.
Pertama sejak 5 tahun lalu
Kemenangan Rubhino di Valensia ini merupakan kemenangan pertama dia bersama Brawn GP, juga yang pertama sejak 5 taon lalu di GP Cina taon 2004 bareng Ferrari, tentu ini kabar gembira tidak hanya bagi Rubhino tetapi bagi tim asuhan Ross Brawn, situasi ini sebuah titik terang kembalinya mereka ke trek juwara dunia, di klasemen pembalap Jenson Button masih memuncaki klasemen dengan 72 poin disusul dengan Rubhino dengan 54 poin dengan klasemen konstruktor Brawn GP 126 poin diikuti oleh RBR-Renault dengan 98,5 poin.
F1 panas lagee
Setelah musim 2009 ini dimulai dengan membosankan karena Jenson Button dan Brawn GP nya tiada tanding, maka 4 seri terakhir bisa dibilang tim tim laen mulai bangkit dan menunjukkan tajinya macem Red Bull yang terus ketat nempel papan atas, juga McLaren yang sebelomnya malah juwara dan hampir juwara lagi, ditambah Ferrari yang makin konsisten, kedepan balap paling bergengsi di jagad ini bakalan makin panas dan hampir sangat susah menebak siapa yang bakalan menang karena persaingan sangat tipis, dan hanya yang jeli dan pekerja keras serta ditambah dengan sedikit keberuntungan akan keluar menjadi yang terbaik, …viva Rubhino…!!!





July 10th, 2010 at 9:45 am
kapan ya aku bisa beli ferrari
*ngarep*